Melakukan Kembali Eco Actifity Bakteri dan Penguraian


Belajar tidak kenal kata libur. Walaupun sudah masuk musim liburan, namun proses belajar harus tetap dilakukan. Belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Balajar bisa dilakukan secara menyenangkan tanpa harus berkutat pada buku terus menerus.


Kali ini TBM Bintang Brilliant mengajak anak-anak untuk belajar mengenai proses penguraian pada bahan organik dan non organik melalui sebuah kegiatan yang diberi nama Eco Actifity Bakteri. 

Kegiatan Eco Actifity yang ini berupa permainan outdoor sekaligus storytelling. Kegiatannya  masih tentang pembelajaran lingkungan hidup yang berkelanjutan sama seperti Eco Actifity sebelumnya yakni : Pulau Plastik.


Sebelum permainan di mulai, anak-anak diminta untuk menyebutkan contoh sampah yang diketahui dan sering ditemui. Anak yang  menyebutkan kulit pisang, daun kering, kertas bekas dan sebagainya masuk menjadi kelompok bahan organik. Sedangkan anak yang menyebutkan kresek, botol plastik, kaleng minuman dan sebagainya masuk dalam kelompok bahan non organik.

Bagian ini hanyalah sebagai pemanasan dan pendalaman materi saja. Pada tahapan inti, ada 2 anak yang ditugaskan menjadi bakteri. Sementara anak-anak yang lainnya bertugas menjadi Bahan Organik dan Non Organik. 

Anak-anak membentuk sebuah lingkaran besar. Anak yang masuk dalam kelompok Bahan Organik diminta untuk menautkan ujung jarinya satu sama lain. Sedangkan kelompok Non Organik menautkan lengan mereka satu sama lain. Tugas dari 2 yang berperan sebagai bakteri adalah menerobos lingkaran yang dibuat oleh kelompok bahan organik dan non organik.



Di dalam permainan ini terlihat jelas bahwasanya Kelompok Bahan Organik sangat mudah dicerai berai. Sedangkan kelompok non Organik susah untuk ditembus. Dari permainan ini kemudian terlontar berbagai pertanyaan yang diajukan anak-anak. Diantaranya apa maksud permainan ini? Mengapa kita melakukan permainan ini dan lain sebagainya.

STORYTELLING

Pasca permainan kini saatnya mendengar cerita. Anak-anak diminta duduk di lantai dan diajak berdiskusi bersama.

Bakteri diibaratkan sebagai pahlawan kecil yang menjaga siklus di Bumi supaya tetap bisa berjalan sebagaimana mestinya. Bakteri memiliki banyak fungsi bagi keberlangsungan hidup bumi. Diantaranya adalah menguraikan sampah (membusukkan sampah). 

Hal ini sama seperti saat para bakteri berusaha mencerai-berai kelompok Bahan Organik dan Bahan Non-organik. Proses ini disebut penguraian, dan bakteri harus menjalankan tugasnya tersebut setiap hari.
 

Bakteri melakukan penguraian di bumi sejak berjuta juta tahun yang lalu. Mereka sangat berpengalaman dalam melakukannya. Tapi ternyata di masa sekarang, bakteri ternyata menemukan jenis sampah baru yang sangat sulit untuk diurai/dibusukkan yakni sampah non-organik. Salah satunya adalah plastik.

Sampah Plastik sangatlah kuat, para bakteri tidak bisa mengurai dan menghancurkannya. Sampah plastik tersebut akhirnya tetap ada di dalam bumi selamanya tanpa bisa dihancurkan atau tidak bisa menjadi tanah seperti halnya sampah organik.

Setiap hari penggunaan plastik makin banyak. Sampahnya menumpuk dimana-mana. Pada akhirnya plastik plastik tersebut dapat mencemari tanah, air dan menimbulkan berbagai penyakit. Hewan di darat dan di air juga sering tanpa sengaja mengkonsumsi plastik tersebut karena dianggap makanan. Pada akhirnya banyak hewan yang mati karena tubuhnya tidak dapat mencerna plastik.

Kegiatan Eco Actifity Bakteri sebelumnya sudah pernah dilakukan di TBM Bintang Brilliant setahun yang lalu. Informasi kegiatan tersebut dapat dibaca di artikel berjudul : Eco-activity 9 Bakteri dan Penguraian. Anak-anak yang melakukan Eco Actifity kali ini tentunya berbeda dengan anak anak yang melakukan Eco Actifity tahun lalu. Aktivitas yang dilakukan juga mengalami perkembangan sehingga tidak sama persis.

Dari sini anak-anak bisa berefleksi dan mendapat pemahaman tentang mengapa sampah non-organik (terutama plastik) berbahaya bagi lingkungan, sehingga mereka akan lebih memilih dengan bijak bahan-bahan yang mereka gunakan sehari-hari.


No comments

Harap berkomentar dengan sopan dan sesuai topik

Theme images by 5ugarless. Powered by Blogger.