RESIDENSI LITERASI SAINS DI RUMAH HIJAU DENASSA SULAWESI SELATAN


Sebuah perjalanan dan petualangan baru telah dilalui oleh salah satu pengurus TBM Bintang Brilliant. Selama 4 hari terhitung mulai tanggal 31 Juli 2018 hingga 3 Agustus 2018, TBM Bintang Brilliant berkesempatan untuk mengikuti kegiatan Residensi Literasi Sains yang dilaksanakan di Rumah Hijau Denassa, yang beralamat di Lingkungan Borongtala, Kecamatan Tamalayang, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Cerita awal terkait kegiatan ini sudah terposting dengan judul TBM Bintang Brilliant Go To Makassar.



Residensi Literasi Sains di Rumah Hijau Denassa diikuti oleh 20 penggiat literasi dari beberapa provinsi di Indonesia.
Di antaranya dari Sumatera Barat, Jakarta, Jambi, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur dan Jawa Barat. Ada nama-nama beken di bidang literasi yang juga hadir di kegiatan ini. Diantaranya Palupi Mutiasih (Fun Garden Literasi Jakarta), Bude Kiswanti (TBM Warabal Bogor), Bunda Yanti (TBM Efergreen Jambi), Magdalena (TBM Serambi Pustaka Larantuka), Herik Diana (TBM Haidar Majalengka), Vudu Abdur Rahman, Kang Opik dan masih banyak lagi nama-nama lainnya.

Bersama wanita wanita hebat penggiat literasi.

Residensi Literasi Sains ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas Direktorat Pembinaan Keaksaraan dan Kesetaraan Kemendikbud yang bekerja sama dengan Rumah Hijau Denassa (RHD). Kegiatan ini sekaligus merupakan Residensi Literasi terakhir yang dilakukan di tahun 2018 setelah sebelumnya dilakukan di Jambi, Bogor, Sukabumi, Gunungkidul dan juga Medan dengan tema yang berbeda. Ulasan mengenai ini sudah pernah ditulis dalam postingan berjudul Pengumuman Hasil Seleksi Residensi Literasi Sains.

Residensi  Literasi sendiri bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajerial dan kemandirian pengelolaan Taman Baca Masyarakat (TBM) atau para penggiat literasi. Keikutsertaan dalam mengikuti residensi melalui proses seleksi yang digelar sebelumnya oleh Kemendikbud. Setiap peserta wajib mengirimkan esai sesuai tema yang ditentukan. Selanjutnya esai dinilai dan yang bagus nilainya bisa ikut kegiatan residensi ini.

Para peserta Residensi Literasi Sains kebanyakan peserta baru kali pertama menginjakkan kaki di Sulawesi Selatan, tak terkecuali pengurus TBM Bintang Brilliant. Bahkan beberapa orang juga menyatakan kalau mereka pertama kali naik pesawat terbang. Hal ini tentu menjadi sebuah cerita unik dan menarik bagi yang ikutan.
Suasana kegiatan Literasi Sains selama 4 hari tersebut sangat menyenangkan. 

Ada banyak canda tawa dan juga berbagai ilmu yang didapatkan selama kegiatan. Dalam hal penginapan, peserta menginap di beberapa rumah warga sekitar Rumah Hijau Denassa sehingga menambah silaturahmi dan juga pengalaman baru bagi semua peserta.


Keikutsertaan TBM Bintang Brilliant dalam Literasi Sains di Rumah Hijau Denassa ini tentunya memberikan berbagai manfaat ekstra bagi TBM Bintang Brilliant kedepannya. Disamping dapat menambah jejaring pertemanan, kami juga mendapatkan berbagai metode pembelajaran baru yang dapat diterapkan di TBM Bintang Brilliant.

Sayangnya pasca kegiatan Residensi Literasi Sains di Rumah Hijau Denassa, smartphone memorinya terlalu penuh sehingga ngeblank. Alhasil semua dokumentasi selama kegiatan hilang semua. Dokumentasi akhirnya didapat dari kiriman teman-teman yang ikutan kegiatan ini.

No comments

Harap berkomentar dengan sopan dan sesuai topik

Theme images by 5ugarless. Powered by Blogger.