Eco-Activity #9 Bakteri dan Penguraian

Meskipun sedang berpuasa namun tidak mengurangi semangat dan keinginan anak-anak untuk mempelajari hal-hal baru. Kegiatan kali ini masih bertemakan pengelolaan sampah dengan mengambil jenis Kegiatan berupa Permainan dan Storytelling. Pada kegiatan ini, anak-anak belajar memahami bagaimana bakteri dan jamur melaksanakan tugasnya di alam mengurai bahan-bahan organik dan non-organik.

Durasi kegiatan kurang lebih 30 menit yang diikuti oleh anak kelas 4, 5 dan 6 (usia diatas 8 tahun). Kegiatan dilakukan di luar ruangan pada sore hari sehingga lebih bebas dan tidak terasa panas. Jumlah anak yang ikut adalah 8 anak. Masing-masing terbagi menjadi 3 kelompok.

Satu kelompok berisi 4 anak yang berperan sebagai Bakteri. 2 kelompok lain masing-masing beranggotakan 2 anak dan berperan menjadi “Bahan Organik” dan “Bahan Non-organik.”

Anggota Kelompok bahan organik dan kelompok non-Organik kemudian diminta menyebutkan paling sedikit 3 contoh sampah yang sesuai dengan kelompoknya. Seorang Anak yang masuk Kelompok Bahan Organik menyebutkan kulit pisang, daun kering, sisa nasi sebagai bahan organik. Sedangkan anak dari  kelompok Bahan Non-organik menyebutkan botol plastik, sedotan plastik, kaleng minuman ringan sebagai bahan non organik. Bagian ini hanyalah sebagai pemanasan dan pendalaman materi saja.

Tahap permainan inti : 

Anggota kelompok Bahan Organik diminta untuk berdiri membentuk garis lurus dengan jari telunjuk mereka terkait satu sama lain (lihat gambar).


4 anak yang masuk kelompok Bakteri diminta untuk menarik tangan yang tidak terkait dari anggota kelompok Bahan Organik yang berdiri di ujung. 2 anggota bakteri menarik satu tangan kelompok bahan organik.  Dalam tahapan ini kelompok Bahan Non-organik tugasnya hanya memperhatikan saja dengan seksama. Dari kegiatan permainan tersebut dapat terlihat jelas bahwa Kelompok Organik sangat mudah dicerai-berai dan mudah dilepaskan satu sama lain.


Setelah itu giliran anggota kelompok Bahan Non-organik yang berdiri membentuk garis lurus dengan lengan mereka terkait satu sama lain secara erat (lihat gambar).



Tahapannya sama, yakni 2 anggota bakteri menarik tangan yang tidak terkait dari anggota kelompok Bahan Non-organik yang berdiri di ujung. Kelompok Bahan Organik dapat memperhatikan dengan seksama. Ternyata dapat terlihat jelas bahwa Kelompok Non-organik sangat sulit untuk dicerai-berai.


Storytelling : 

Kegiatan ini dapat di sebut juga sebagai literasi sains, dimana ilmu pengetahuan bisa dilihat, dibaca dan dipahami secara langsung. Jari tangan yang bertautan diibaratkan sebagai bahan organik yang sangat mudah diurai atau dilepaskan satu sama lain. Sedangkan tangan yang bertautan, diibaratkan sebagai bahan Non-organik yang sangat susah diurai atai dilepaskan.

Anak-anak yang menarik jari yang bertautan dan tangan yang bertautan diibaratkan sebagai bakteri dan jamur yang bertugas dalam penguraian bahan-bahan yang dibuang di alam.

Kesimpulan yang bisa didapatkan adalah bahan organik sangat mudah terurai di alam, sedangkan bahan non-organik susah terurai bahkan dalam beberapa kasus tidak bisa terurai di alam sehingga menjadi sampah yang menumpuk.

Baca juga :



No comments

Harap berkomentar dengan sopan dan sesuai topik

Theme images by 5ugarless. Powered by Blogger.